Pokdarwis SIWISDEM: Revitalisasi Destinasi Wisata Berbasis Lingkungan dan Kearifan Lokal melalui Program Pengembangan Wawasan Manajerial

  • Farel Ilham Pamungkas Universitas Negeri Malang, Malang,  Indonesia
  • Pandu Yudi Putra Universitas Negeri Malang, Malang,  Indonesia
  • Agung Winarno Universitas Negeri Malang, Malang,  Indonesia
  • Wening Patmi Rahayu Universitas Negeri Malang, Malang,  Indonesia
Keywords: Kearifan lokal, Pengembangan Wawasan Manajerial, Pokdarwis, SIWISDEM, Wisata berbasis budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis permasalahan manajerial Pokdarwis SIWISDEM, mengidentifikasi kebutuhan intervensi berbasis manajemen, dan mengembangkan program pengabdian masyarakat yang terstruktur dalam rangka revitalisasi destinasi wisata berbasis budaya dan kearifan lokal. Kegiatan PWM ini dilaksanakan bersama mitra Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) SIWISDEM yang berkolaborasi dengan BUMDes Desa Wisata Desa Wonosari/Sumberdem. Metode: Pendekatan kualitatif partisipatif diterapkan melalui dua tahap kunjungan lapangan (10 Februari dan 24 Februari 2026), dengan observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap 8 informan kunci yang terdiri atas pengurus Pokdarwis, pengelola BUMDes, dan tokoh masyarakat setempat, untuk mengidentifikasi permasalahan manajerial mitra serta merancang program intervensi yang terstruktur. Hasil: Ditemukan enam permasalahan manajerial yang mencakup standardisasi produk wisata, pemasaran digital, pengembangan sumber daya manusia, tata kelola kelembagaan, koordinasi antar lembaga, dan kesadaran masyarakat—lima di antaranya bersifat produktif dan satu non-produktif. Sebagai respons, enam program intervensi terstruktur dirancang dengan luaran terukur antara lain: minimal 10 pemandu wisata terlatih bersertifikat, 2–3 paket wisata siap jual, 1 MoU pengelolaan SIWISDEM, dan SOP kelembagaan Pokdarwis, yang dijadwalkan dalam 16 minggu pelaksanaan (Februari–Mei 2026). Kesimpulan: Program PWM ini berpotensi meningkatkan kapasitas manajerial Pokdarwis SIWISDEM secara signifikan dan dapat dijadikan model replikasi pengabdian masyarakat berbasis manajemen bagi desa wisata lain di Indonesia. Diperlukan komitmen tiga lembaga mitra dan dukungan keberlanjutan pasca-program untuk memastikan dampak jangka panjang terhadap revitalisasi destinasi wisata berbasis budaya dan kearifan lokal.

Abstract View: 2 PDF Download: 0
Download data is not yet available.

References

Arida, I. N. S., & Pujani, L. K. (2017). Penelitian pariwisata berbasis masyarakat di Bali: studi kasus pengembangan desa wisata. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 3(2), 57–78. https://doi.org/10.24922/jumpa.v3i2.29985.

Dewi, M. H. U., Fandeli, C., & Baiquni, M. (2013). Pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat lokal di Desa Wisata Jatiluwih Tabanan, Bali. Jurnal Kawistara, 3(2), 129–139. https://doi.org/10.22146/kawistara.5333.

Fitriani, N., & Suwena, I. K. (2020). Strategi pemasaran digital untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di desa wisata. Jurnal IPTA, 8(1), 33–45. https://doi.org/10.24843/IPTA.2020.v08.i01.p05.

Hadiwijoyo, S. S. (2012). Perencanaan Pariwisata Perdesaan Berbasis Masyarakat. Graha Ilmu.

Haryanto, J. T. (2014). Model pengembangan ekowisata dalam mendukung kemandirian ekonomi daerah. Jurnal Kawistara, 4(3), 245–256. https://doi.org/10.22146/kawistara.7799.

Hermawan, H. (2016). Dampak pengembangan desa wisata Nglanggeran terhadap ekonomi masyarakat lokal. Jurnal Pariwisata, 3(2), 105–117. https://doi.org/10.31311/jp.v3i2.1037.

Irawati, E., & Suryasih, I. A. (2018). Pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal. Jurnal Destinasi Pariwisata, 6(1), 111–117. https://doi.org/10.24843/JDEPAR.2018.v06.i01.p17.

Kreatif, K. P. dan E. (2012). Buku Pedoman Kelompok Sadar Wisata. Kemenparekraf.

Martaleni. (2019). Pemberdayaan Pokdarwis melalui peningkatan kapasitas dan inovasi pemasaran wisata. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 25(4), 201–210. https://doi.org/10.24114/jpkm.v25i4.15271.

Muliawan, I. W., Buda, I. K., & Mahagangga, I. G. A. O. (2016). Pengembangan desa wisata berbasis komunitas. Jurnal Destinasi Pariwisata, 4(1), 18–22. https://doi.org/10.24843/JDEPAR.2016.v04.i01.p04.

Nugroho, I. (2011). Ekowisata dan Pembangunan Berkelanjutan. Pustaka Pelajar.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2010 Tentang Badan Usaha Milik Desa (2010).

Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi Pariwisata. Andi.

Priyanto, & Safitri, D. (2016). Pengembangan potensi desa wisata berbasis budaya tinjauan terhadap desa wisata di Jawa Tengah. Jurnal Vokasi Indonesia, 4(1), 76–84. https://doi.org/10.7454/jvi.v4i1.29.

Purnomo, A., Irwanto, R., Syaifuddin, S., Asari, A., Nusantara, A. B. P., Cahyono, Y., & Arifin, A. S. (2020). Pengabdian masyarakat berbasis riset dan pengembangan wisata desa. Jurnal Abdimas BSI, 3(1), 29–38. https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i1.6756.

Rangkuti, F. (2016). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Gramedia Pustaka Utama.

Rizkianto, N., & Topowijono. (2018). Penerapan konsep community based tourism dalam pengelolaan daya tarik wisata berkelanjutan. Jurnal Administrasi Bisnis, 58(2), 20–27. https://doi.org/10.21776/ub.jam.2018.058.02.03.

Rosidah, U., & Anggara, D. I. W. (2021). Pendampingan pengelolaan desa wisata berbasis digital untuk Pokdarwis. Jurnal Pengabdian Masyarakat Wahana Edukasi, 7(2), 88–96. https://doi.org/10.36307/jpwe.v7i2.148.

Setiawan, B., & Haryanti, T. (2022). Pelatihan manajemen organisasi bagi Kelompok Sadar Wisata dalam mengembangkan desa wisata. Jurnal Abdimas Pariwisata, 3(2), 45–57. https://doi.org/10.36276/jap.v3i2.321.

Soleh, A. (2017). Strategi pengembangan potensi desa. Jurnal Sungkai, 5(1), 32–52. https://doi.org/10.36085/jsungkai.v5i1.109.

Spillane, J. J. (1994). Pariwisata Indonesia: Siasat Ekonomi dan Rekayasa Kebudayaan. Kanisius.

Suansri, P. (2003). Community Based Tourism Handbook. REST Project.

Sugiarti, R. (2019). Penguatan kelembagaan Pokdarwis dalam pengembangan desa wisata. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 3(1), 48–53. https://doi.org/10.31764/jpmb.v3i1.1228.

Suryono, A. (2021). Inovasi dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan wisata berbasis kearifan lokal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 27(2), 114–122. https://doi.org/10.24114/jpkm.v27i2.28774.

Wulandari, I. G. A. A., Ilma, A. Z., Mudra, I. W., Agustika, I. G. P. N. S., & Dewi, G. A. K. R. S. (2025). Pelatihan Seni Kriya Gerabah Bermotif Astha Dewata sebagai Upaya Revitalisasi Warisan Budaya Bali. Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 5(2), 294–303. https://doi.org/10.53621/jippmas.v5i2.636

Wahyudin, N. (2018). Model pengembangan BUMDes berbasis potensi lokal dalam meningkatkan perekonomian desa. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 16(2), 49–63. https://doi.org/10.29259/jep.v16i2.8014

Widyaningsih, E., & Damanik, J. (2018). Membangun pariwisata berbasis komunitas melalui pemberdayaan Pokdarwis. Jurnal Nasional Pariwisata, 10(2), 110–125. https://doi.org/10.22146/jnp.38813

Yuliati, D., Ernawati, N. M., & Mahadewi, N. M. E. (2022). Revitalisasi destinasi wisata berbasis kearifan lokal melalui program pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pariwisata Indonesia, 4(1), 15–28. https://doi.org/10.36276/jpmpi.v4i1.1687

Zulfikri, A., & Harini, R. (2023). Digitalisasi pemasaran Pokdarwis sebagai upaya peningkatan daya saing desa wisata pascapandemi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Indonesia, 9(2), 201–214. https://doi.org/10.7454/jpkmui.v9i2.702

Published
2026-06-05
How to Cite
Pamungkas, F. I., Putra, P. Y., Winarno, A., & Rahayu, W. P. (2026). Pokdarwis SIWISDEM: Revitalisasi Destinasi Wisata Berbasis Lingkungan dan Kearifan Lokal melalui Program Pengembangan Wawasan Manajerial. Jurnal Inovasi Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 6(1), 89-100. https://doi.org/10.53621/jippmas.v6i1.782
Section
Pengabdian Masyarakat
Abstract viewed = 2 times
PDF downloaded = 0 times