Analisis Dampak Penggunaan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) terhadap Motivasi dan Perilaku Belajar Mandiri Mahasiswa IAKN Ambon
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan motivasi belajar terhadap perilaku belajar mandiri mahasiswa di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Explanatory Sequential Mixed Methods, dimulai dengan analisis kuantitatif menggunakan regresi linear berganda dan dilanjutkan dengan eksplorasi kualitatif melalui wawancara mendalam untuk memahami makna pengalaman belajar mahasiswa. Sampel penelitian berjumlah 413 mahasiswa dari 14 program studi yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi memenuhi uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), sehingga layak digunakan. Secara parsial, penggunaan AI berpengaruh signifikan terhadap perilaku belajar mandiri (β = 0,724; sig. 0,000 < 0,05), demikian pula motivasi belajar (β = 0,273; sig. 0,000 < 0,05). Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 93,4% terhadap perilaku belajar mandiri mahasiswa. Analisis kualitatif menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai AI sebagai teman belajar digital yang berfungsi sebagai fasilitator pembelajaran personal, sumber motivasi, dan ruang reflektif yang mendorong kemandirian belajar. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi AI dan motivasi belajar menciptakan sinergi positif dalam membentuk perilaku belajar mandiri yang reflektif, adaptif, dan bertanggung jawab. Pemanfaatan AI yang bijak dapat memperkuat motivasi intrinsik dan otonomi mahasiswa dalam proses belajar, sekaligus menjadi strategi efektif bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital.
PDF Download: 0
References
Abimanto, D. (2023). Efektivitas penggunaan teknologi AI dalam pembelajaran bahasa Inggris. Jurnal Pendidikan Digital, 2(2), 256–266.
Ahmad, A. (2017). Mengenal artificial intelligence, machine learning, neural network, dan deep learning. Yayasan Teknologi Indonesia.
Angul, A., Sogen, M. M. B., Boko, H. M. Y., & Belo, I. N. A. (2025). Artificial Intelligence as an Innovative Solution in the World of Education. JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala, 10(2), 509–509. https://doi.org/10.58258/jupe.v10i2.8820
Ayala-Pazmiño, M. F. (2023). Artificial Intelligence in Education: Exploring the Potential Benefits and Risks. 593 Digital Publisher CEIT, 8(3), 892–899. https://doi.org/10.33386/593dp.2023.3.1827
B, S. T., & C, S. T. (2023). Applied learning & teaching ChatGPT: Bullshit spewer or the end of traditional assessments in higher education? Journal of Applied Learning and Teaching, 6(1).
Castro-Schez, J. J., Glez-Morcillo, C., Albusac, J., & Vallejo, D. (2021). An intelligent tutoring system for supporting active learning: A case study on predictive parsing learning. Information Sciences, 569, 1–17. https://doi.org/10.1016/j.ins.2020.08.079
Chen, G. (2024). The Significance of Self-Directed Learning in Adult Lifelong Education. https://doi.org/10.37420/j.cer.2024.022
Faiz, A., & Kurniawaty, I. (2023). Tantangan penggunaan ChatGPT dalam pendidikan ditinjau dari sudut pandang moral. Jurnal Teknologi Pendidikan, 5(1), 456–463.
Fauziningrum, E., Sari, M. N., Rahmani, S. F., Riztya, R., Syafruni, S., & Purba, P. M. (2023). Strategies used by English teachers in teaching vocabulary. Journal on Education, 6(1), 674–679.
Florea, A. M., & Radu, S. (2019). Artificial intelligence and education. Proceedings of the 22nd International Conference on Control Systems and Computer Science (CSCS), 381–382. https://doi.org/10.1109/CSCS.2019.00072
Gang, W. Y., Bo, S., Chen, S. M., Yi, Z. C., & Zi, M. P. (2014). Chinese intelligent chat robot based on the AIML language. Proceedings of the 6th International Conference on Intelligent Human-Machine Systems and Cybernetics, 1, 367–370. https://doi.org/10.1109/IHMSC.2014.199
Guerra, M. C., & Guerra, G. E. C. (2023). The Role of Artificial Intelligence in the Development of Teaching Effectiveness: A Tool for Personalization of Learning in Higher Education. https://doi.org/10.22492/issn.2435-1202.2023.14
Jor, J. (2025). Impact of artificial intelligence on engagement, motivation, work efficiency, and academic outcomes. 511–515. https://doi.org/10.1201/9781003591511-79
Latipah, E. (2010). Strategi self-regulated learning dan prestasi belajar: Kajian meta-analisis. Jurnal Psikologi, 37(1), 110–129.
Manongga, D., Rahardja, U., Sembiring, I., Lutfiani, N., & Yadila, A. B. (2018). Dampak kecerdasan buatan bagi pendidikan. Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 4(1), 33–42.
Maria Cleopatra, S. S. (2022). Pengaruh kemandirian dan literasi digital terhadap hasil belajar daring di masa pandemi Covid-19 (Studi kasus SMK di Kabupaten Bekasi). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(6). https://doi.org/10.5281/zenodo.6420780
Marquez-Leccio, B. J. & Man. (2016). Self-directed learning: teacher and learner. International Education and Research Journal, 2(5).
Neelam, M. (2022). Aspects of artificial intelligence. In J. Karthikeyan, S.-H. Ting, & Y.-J. Ng (Eds.), Learning outcomes of classroom research (pp. 250–256). L’Ordine Nuovo Publication.
Nikolić-Vesković, D. (2023). Motivation to learn. Glasnik Antropološkog Društva Srbije, 56(1–2), 1–13. https://doi.org/10.5937/gads56-45595
Nimbalagundi, S. M., Bagawan, A. S., & Katageri, C. S. (2024). Artificial Intelligence in Higher Education. Deleted Journal, 2(09), 2790–2795. https://doi.org/10.47392/irjaem.2024.0406
Riyono, B. (2012). Motivasi dengan perspektif psikologi Islam. Yogyakarta: Quality Publishing.
Ronsumbre, S., Rukmawati, T., Sumarsono, A., & Waremra, R. S. (2023). Pembelajaran digital dengan kecerdasan buatan (AI): Korelasi AI terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1464–1474. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5761
Rustamova, S., & Absamadova, M. (2022). How to develop critical thinking when using independent learning skills. Общество и Инновации, 2(11/S), 344–349. https://doi.org/10.47689/2181-1415-vol5-iss11/s-pp344-349
Sari, M. N. (2021). Shaping young learners’ character through teacher questioning in English classroom activities. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 4(1), 14–19.
Sari, M. N., & Ningsih, P. E. A. (2022). An analysis of students’ motivation and anxiety on learning English at SMA Negeri 6 Kerinci. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 5(3), 181–188.
Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (Edisi Revisi). Rineka Cipta.
Technol, J. E., Educ, H., Cheung, S. K. S., Kwok, L. F., Phusavat, K., & Yang, H. H. (2021). Shaping the future learning environments with smart elements: Challenges and opportunities. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 18(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s41239-021-00254-1
Yacob, A., Kadir, A. Z. A., Zainudin, O., & Zurairah, A. (2012). Student awareness towards e-learning in education. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 67, 93–101. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.11.310
Yalmadhan, M., et al. (2023). Pengaruh penggunaan alat berbasis kecerdasan buatan (AI) generatif terhadap keterampilan berpikir komputasi siswa, efikasi diri pemrograman, dan motivasi. Computers and Education: Artificial Intelligence. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2666920X23000267
Zulrahman, M. F., Syahputra, H., & Medan, U. N. (2023). Utilization of artificial intelligence markup language (AIML) and latent semantic analysis (LSA) in e-education chatbot development. Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan, 6(1), 55–63.
Copyright (c) 2026 Journal of Instructional and Development Researches

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
PDF downloaded = 0 times





















