Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Dan Budaya Literasi Peserta Didik Kelas IV
Abstract
Penelitian ini mempunyai tujuan memperoleh informasi dan untuk mendeskripsikan mengenai Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia dan Budaya Literasi pada Peserta Didik Kelas IV Al-Farabi di SD Cordova Samarinda. Penelitian ini menerapkan deskriptif kualitatif, subjek pada penelitian ini yaitu pendidik dan peserta didik kelas IV Al-Farabi di SD Cordova Samarinda. Bentuk teknik pengumpulan data ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Menganalisis data caranya reduksi, sajikan data, ditarik kesimpulan, dan mengecek keabsahan data. Membiasakan kegiatan berbicara, menyimak, membaca dan menulis untuk peserta didik menjadi menarik dan tidak bosan, karena guru menawarkan pilihan dalam membaca buku fiksi atau nonfiksi. Guru juga menyiapkan pojok membaca di sudut kelas. Ini adalah inovasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Peserta didik belajar Bahasa Indonesia contoh mempelajari tentang yang lain, adalah mengikuti dan diulangnya kata yang diterapkan orang besar. Pembiasaan literasi terlatih dan meningkatkan daya ingat peserta didik. Kegiatan berbicara, menyimak, membaca dan menulis dapat meningkatkan wawasan peserta didik menuju era abad 21.
PDF Download: 2
References
Afrizal. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Agabi, O.G. & Okorie, N.C. (Eds.). (2002). Introduction to Management of Change in Education: A Book of Readings. Port Harcourt-Nigeria: Pam Unique Publishing Coy Ltd.
Allen, K. E. (2010). Profil perkembangan anak: prakelahiran hingga usia 12 tahun. Jakarta: Indeks.
Alpiyanto. (2011). Rahasia Mudah Mendidik dengan Hati. Bekasi : Tujuh Samudra Alfath.
Alwasilah, A.Chaedar. (2012). Pokoknya Rekayasa Literasi. Bandung: PT. Kiblat Buku Utama.
Ardini, P. P. (2012). Pengaruh dongeng dan komunikasi terhadap perkembangan moral anak usia 78 tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 1(1), 1-10.
Babaloba, J.B. and A,O. Jaiyeoba. (2008). Curriculum development for effective learning in Higher Education during Knowledge and Digital Revolution: A Nigerian Experience. University of Educational Management. University of Ibadan.
Changtong, N. (2020). Approaches for Implementing STEM (Science, Technology, Engineering & Mathematics) Activities among Middle School Students in Thailand. International Journal of Educational Methodology, 6(1), 185–198. https://doi.org/10.12973/ijem.6.1.185
Damayanti, I. (2019). Optimalisasi literasi digital dalam pembelajaran bahasa indonesia sebagai upaya penguatan pendidikan karakter. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan, 1004–1009.
Faridi, A. (2009). Inovasi Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis ICT dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pendidikan. Jurnal Lembaran Ilmu Kependidikan. Volume 38. Nomor 1. (59-67).
Fitriyah. (2023). Kemampuan Guru Penggerak dalam Program Merdeka Belajar di Daerah Jember. Scholarly Journal of Elementary School, 3(01), 1–6.
https://doi.org/10.21137/sjes.2023.3.1.1
Hall, D.R. & Hewings, A. (2001). Innovation in English language teaching: A reader. New York: Routledge.
Haryanti, Trini. (2014). “Membangun Budaya Literasi dengan Pendekatan Kultural & Komunikasi Adat.”
Hartanto, F., Selina, H., Zuhriah, H., & Fitra, S. (2016). Pengaruh perkembangan bahasa terhadap perkembangan kognitif anak usia 1-3 tahun. Sari Pediatri, 12(6), 386-90.
Jatnika. (2019). Budaya Literasi untuk Menumbuhkan Minat Membaca dan Menulis. Universitas PGRI Madiun.
Latifa, U. (2017). Aspek Perkembangan pada Anak Sekolah Dasar : Masalah dan Perkembangannya. Journal of Multidisciplinary Studies, 1(2), 185-196.
Mariati. (2022). Inovasi Pembelajaran Literasi Program Kampus Mengajar Angkatan 2 di SD Negeri 15 Pemecutan, 2(2), 78-86.
Moleong. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mujiyati, M. (2017). Penggunaan Bahasa dalam Bimbingan dan Konseling. Jurnal Fokus Konseling, 3(2), 114- 122.
Mursalim. (2017). Penumbuhan Budaya Literasi dengan Penerapan Ilmu Keterampilan Berbahasa (Membaca dan Menulis). Universitas Mulawarman.
Muslimin. (2011). Perlunya Inovasi dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 1(1), 1–8.
Oktariani. (2020). Peran Literasi dalam Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan. 1(1), 23–33.
Putri. (2023). Implementasi dan Problematika Gerakan Literasi di SD Negeri 2 Palangka. 1(1).
Rawin. (2023). Peran Budaya Literasi dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa. Universitas Negeri Padang.
Rosalinda. (2022). Implementasi Inovasi Budaya Literasi Numerasi MACATUNG di Sekolah Dasar. Universitas Pahlawan.
Sinaga. (2022). Pengaruh Lingkungan Literasi di Kelas terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak. 6(1), 279–287. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1225.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantatif, Kualitatif, Dan R Dan D. CV. Alfabet.
Suryani, H. (2015). Metode Riset Kuantitatif. Jakarta: Prenada Media Group.
Tutiasri, R. P. (2016). Komunikasi Dalam Komunikasi Kelompok. Jurnal Channel, 4(1), 81-90.
Wardiah, D. (2017). Peran storytelling dalam meningkatkan kemampuan menulis, minat membaca dan kecerdasan emosional siswa. Wahana Dikdatika: Jurnal Ilmu Kependidikan, 15(2), 4256. http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika.v15i2.1236.
Wildova, Radka. (2014). Initial Reading Literacy Development in Current Primary School Practice. Procedia - Social and Behavioral Sciences 159 : 334-339.
Copyright (c) 2025 Journal of Instructional and Development Researches

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
PDF downloaded = 2 times





















