https://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/issue/feedJurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat2026-07-01T10:20:03+07:00Dr. Safaruddinsafaruddin@unm.ac.idOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;">JIPPMas merupakan Singkatan dari Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat merupakan media publikasi dalam bentuk artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. JIPPMas diterbitkan dua kali dalam setahun yakni <strong>Juni dan Desember</strong>, mencakup penelitian, pengembangan dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terkait hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk, model, konsep dan atau implementasi sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat pada pengembangan hard skill maupun soft skill. Jurnal ini diterbitkan oleh <a title="IEL Education" href="https://www.iel-education.org/legalitas/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Indonesia Emerging Literacy Education</strong></a> bekerjasama <strong>Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai </strong>setelah dinyatakan memenuhi syarat melalui peer-reviewed oleh para sejawat di bidangnya. Jurnal ini menerima artikel terkait penelitian dan hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu-ilmu sosial-humaniora dan ilmu-ilmu eksakta meliputi bidang-bidang berikut ini, Pendidikan, Teknologi informasi, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, Rekayasa dan bidang-bidang yang lain. Untuk menjamin kualitas artikel dari berbagai rumpun ilmu tersebut, maka tim editor melakukan seleksi dengan menggunakan sistem <strong>double-blind peer review</strong> dengan melibatkan <strong>minimal 2 orang reviewer</strong> dalam satu artikel dari berbagai perguruan tinggi Negeri maupun Swasta sesuai dengan bidangnya masing-masing.</p>https://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/620Pengembangan Profesionalisme Guru melalui Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah2026-06-05T09:24:15+07:00Rina Ratih Sri Sudaryanirina.sudaryani@pbsi.uad.ac.idNasrilia Rahmadinanasriliarahmadina@student.uns.ac.idSiti SalamahSiti.salamah@pbsi.uad.ac.idHermanto Hermantohermanto@pbsi.uad.ac.id<p>Salah satu permasalahan dalam pengembangan profesionalisme guru adalah penulisan dan publikasi karya ilmiah melalui jurnal ilmiah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menulis karya ilmiah serta menumbuhkan motivasi menulis bagi guru. Solusi kegiatan untuk menyelesaikan masalah adalah (1) pelatihan penulisan karya ilmiah dan (2) pendampingan penguatan menulis karya ilmiah. Metode pelaksanaannya adalah ceramah, pelatihan, praktik, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan agustus 2025 di SMA Negeri 1 Tanjungpandan Belitung. Kegiatan diikuti oleh guru sebanyak 34 orang. Pengabdian dilaksanakan dalam tiga tahap, <em>Pertama,</em> tahap perencanaan. <em>Kedua,</em> tahap pelaksanaan. <em>Ketiga,</em> tahap refleksi dilakukan untuk melihat antusiasme dan partisipasi peserta dalam mengikuti pelatihan. Hasil dan dampak kegiatan berdasarkan pretes dan postes, (1) guru mengalami peningkatan pengetahuannya tentang menulis karya ilmiah sebanyak 90%, dan (2) guru termotivasi menyusun karya ilmiah sesuai dengan kompetensinya sebanyak 80%. Implikasi kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan menulis dan mempublikasikan karya ilmiah guru.</p>2026-06-04T21:13:23+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/693Penguatan Literasi Digital di Kalangan Siswa SMA dalam Mendukung Budaya Akademik dan Karakter Positif2026-06-05T09:24:15+07:00Muthahharah Thahirmuthahharah.thahir@gmail.comAnanda Rachmaniaranandarachmaniar19@gmail.comAndre Juliusandre.julius@masoemuniversity.ac.idAulia Asyifani Putriauliaasyifani@gmail.comRosiyanti Rosiyantiyantirosi350@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa di SMA Binar Ilmu Mekarmanik Bandung, khususnya dalam memanfaatkan teknologi secara produktif untuk mendukung budaya akademik dan pembentukan etika digital. Pengabdian dilakukan dengan metode <em>Participatory Action Research</em> (PAR) melalui tahapan identifikasi masalah, penyampaian materi literasi digital, praktik penggunaan teknologi, dan evaluasi ketercapaian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan kemampuan dalam mencari sumber ilmiah kredibel, menggunakan aplikasi pendukung pembelajaran, serta memahami etika digital seperti anti-plagiarisme dan keamanan data. Temuan ini signifikan karena menunjukkan bahwa pelatihan berbasis PAR dapat menjadi strategi efektif untuk mengimplementasikan literasi digital secara sistematis dalam lingkungan boarding school yang memiliki keterbatasan akses gawai, sekaligus mendukung penguatan budaya akademik dan karakter digital yang bertanggung jawab.</p>2026-06-04T21:14:05+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/732Pendampingan Pastoral Untuk Meningkatkan Keaktifan OMK dalam Kegiatan Doa2026-06-05T09:24:15+07:00Theresia Jawa Gorantheresiagoran@stprenya-lrt.sch.idVinsensius Bawa Toronvinsensius@stprenya-lrt.sch.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan Orang Muda Katolik (OMK) di Paroki Kristus Raja Waiwerang dalam kegiatan doa melalui pendekatan pendampingan pastoral yang intensif. Masalah utama yang ditemukan adalah rendahnya partisipasi kaum muda dalam kegiatan liturgi dan doa bersama akibat kurangnya motivasi serta pendekatan yang relevan dengan dinamika pemuda. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan aksi partisipatif (<em>Participatory Action Research</em>). Langkah-langkah pendampingan meliputi observasi, wawancara mendalam dengan pengurus OMK, serta pelaksanaan rangkaian program pembinaan iman yang kreatif, seperti pendalaman kitab suci tematis dan doa Taize. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kehadiran dan keterlibatan aktif OMK dalam setiap sesi doa di paroki. Selain itu, terbentuk struktur koordinasi yang lebih solid di antara anggota OMK. Signifikansi dari hasil penelitian ini membuktikan bahwa model pendampingan pastoral yang bersifat dialogis dan adaptif sangat efektif dalam membangkitkan spiritualitas kaum muda. Keberhasilan ini memberikan kontribusi bagi Paroki Kristus Raja Waiwerang dalam menyusun strategi pembinaan umat yang lebih inklusif bagi generasi muda, serta menjadi referensi bagi paroki lain dalam menghadapi tantangan serupa terkait penurunan partisipasi kaum muda dalam hidup menggereja.</p>2026-06-04T21:14:39+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/743Penyuluhan Penerapan Seven Tools di Perusahaan Air Minum dalam Kemasan2026-06-05T09:24:15+07:00Annisa Dewi Akbariannisa.dewi@trisakti.ac.idRatna Mira Yojanaratna.mira@trisakti.ac.idDian Mardi Safitridianm@trisakti.ac.idElfira Febriani Harahapelfira.febriani@trisakti.ac.idIveline Anne Marieiveline.annemarie@trisakti.ac.id<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan manajemen dan karyawan PT Surya Lestari Abadi (industri Air Minum Dalam Kemasan/AMDK) dalam menerapkan pengendalian kualitas berbasis data melalui <em>Seven Tools of Quality</em>. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Januari 2026 yang melibatkan 13 peserta dalam bentuk penyuluhan dan pendampingan dengan memanfaatkan data cacat produksi sebagai studi kasus. Materi mencakup penerapan <em>Seven Tools</em> untuk pengumpulan data, pemetaan prioritas masalah, analisis akar penyebab, serta pemantauan kestabilan proses. Evaluasi dilakukan menggunakan <em>pre–posttest</em> dan kuesioner umpan balik. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, ditandai oleh kenaikan nilai rata-rata dari 62% (<em>pre-test</em>) menjadi 97% (<em>post-test)</em>, serta seluruh responden memberikan penilaian positif terhadap relevansi materi, manfaat pelatihan, dan kualitas penyampaian. Kegiatan ini memperkuat kesiapan mitra dalam menjalankan perbaikan berkelanjutan, mengarahkan fokus perbaikan pada penyebab dominan cacat, serta mendukung standarisasi pencatatan dan monitoring kualitas. Luaran yang dihasilkan meliputi HKI (<em>granted</em>), artikel pada jurnal nasional terakreditasi, media diseminasi (poster/PPT), berita media massa, video media sosial, serta booklet/modul <em>Seven Tools</em>. Disarankan pendampingan lanjutan, penerapan template pencatatan data yang seragam, dan monitoring rutin menggunakan peta kendali agar implementasi <em>Seven Tools </em>berjalan konsisten dan menghasilkan perbaikan mutu berkelanjutan.</p>2026-06-04T21:15:36+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/814Pelatihan Pemanfaatan Learning Management System untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Era Digital2026-06-05T09:24:15+07:00Safaruddin Safaruddinsarthi339@gmail.comJuhaeni Juhaenijuhaeni@uinsa.ac.idSyarifuddin SyarifuddinSyarifuddin@unm.ac.id<p>Transformasi pendidikan digital menuntut guru memiliki kompetensi dalam mengelola pembelajaran jarak jauh berbasis teknologi. Salah satu teknologi yang banyak digunakan adalah Learning Management System (LMS) yang berfungsi sebagai media pengelolaan pembelajaran daring secara terintegrasi. Namun, masih banyak guru yang mengalami kendala dalam pemanfaatan LMS secara optimal, khususnya dalam pengelolaan kelas virtual, penyusunan materi digital, evaluasi pembelajaran, dan interaksi pembelajaran daring. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan LMS untuk mendukung pembelajaran jarak jauh di era digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, workshop, pendampingan praktik, implementasi LMS, dan evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan terdiri atas 35 guru sekolah menengah dari berbagai bidang studi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam penggunaan LMS, terutama pada aspek pengelolaan materi, penyusunan evaluasi online, pengelolaan forum diskusi, dan monitoring aktivitas peserta didik. Selain itu, guru menunjukkan peningkatan motivasi dan kesiapan dalam mengimplementasikan pembelajaran digital berbasis LMS. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap penguatan literasi digital guru serta mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi di sekolah.</p>2026-06-04T21:17:30+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/751Workshop Robotik ROBLOCK sebagai Media Pembelajaran Pemrograman Dasar2026-06-05T09:24:16+07:00Dian Prawiradianprawira@sisfo.untan.ac.idIlhamsyah Ilhamsyahilhamsyah@sisfo.untan.ac.idRenny Puspita Sarirennysari@sisfo.untan.ac.idIbnur Rusiibnurrusi@sisfo.untan.ac.idNurul Mutiahnurul@sisfo.untan.ac.idFerdy Febriyantoferdyf@sisfo.untan.ac.idSyahru Rahmayudayudarahma@sisfo.untan.ac.id<p>Perkembangan teknologi di era industri 4.0 menuntut penguasaan keterampilan berpikir komputasional dan pemrograman sejak usia dini. Namun, di SMP Al-Fityan Kubu Raya, akses terhadap pembelajaran coding yang aplikatif masih terbatas, terlebih dengan adanya tuntutan kurikulum baru yang akan memasukkan coding sebagai mata pelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkenalkan dasar-dasar pemrograman melalui media robot ROBLOCK yang dirancang khusus untuk pendidikan. Metode yang digunakan adalah workshop dan pelatihan praktik langsung kepada 30 siswi SMP Al-Fityan. Kegiatan mencakup pengenalan perangkat, instalasi dan penggunaan software pemrograman visual (Pictoblox), hingga perancangan program sederhana untuk mengendalikan robot. Evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman dan antusiasme yang signifikan. Pemahaman konsep dasar (Arduino) meningkat dari 60% menjadi 100%, pemahaman komprehensif fungsi software (Pictoblox) meningkat dari 50% menjadi 100%, dan skor antusiasme/kepercayaan diri siswa melonjak dari rata-rata 2.8/5 menjadi 4.9/5. Kegiatan ini berhasil membangun pondasi keterampilan digital dan menumbuhkan pola pikir kritis serta sistematis dalam memecahkan masalah.</p>2026-06-04T21:18:14+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/764Pendampingan Digitalisasi UMKM dan Penguatan Literasi Statistik Kelurahan pada Program Desa Cantik Kota Surabaya2026-06-05T09:24:16+07:00Wulan Nuryulianingdyahwulan.nuryuli@bps.go.idDamainsa Prahesti Nukyantodamain0720@gmail.comIsizakky Kayagamaisizakkyjokam@student.telkomuniversity.ac.id<p>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Program Desa Cinta Statistik (Cantik) di Kelurahan Jemur Wonosari Kota Surabaya dengan fokus pada pendampingan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan pembangunan kapabilitas statistik aparat kelurahan melalui rangkaian pembinaan (internalisasi, pelatihan literasi statistik, pendataan pelaku usaha berbasis <em>Generic Statistical Business Process Model</em> (GSBPM), serta pengembangan website dan dashboard Kelurahan Cantik. Kegiatan pendataan pelaku usaha (studi kasus RW 05) menggunakan instrumen kuesioner terstandar, pemutakhiran data tahunan, dan aplikasi Mobile Cantik sehingga terbentuk basis data terintegrasi yang memuat koordinat, foto, profil usaha, dan indikator kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta akun <em>marketplace</em>. Output praktis berupa agen statistik kelurahan, monografi, infografis dinamis, serta fasilitasi pendaftaran UMKM ke platform e-Peken untuk mempercepat akses pasar digital. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan literasi statistik perangkat kelurahan, pemutakhiran data yang valid untuk perencanaan dan penargetan bantuan Program <em>Outreach</em>, serta bukti awal peningkatan adopsi e-Peken di antara pelaku usaha setelah pendampingan. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan data lokal yang sistematis dan penguatan kapasitas analitis berkontribusi pada peningkatan kinerja UMKM melalui akses pasar digital dan pengambilan keputusan berbasis bukti.</p>2026-06-04T21:18:46+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/767Pelatihan Strategi Pemasaran Sosial Berbasis Komunitas di SMKN 1 Takari: Membangun Ekonomi Sirkular Sekolah2026-06-05T09:24:16+07:00Maria Augustin Lopes Amaralmaria_amaral@unwira.ac.idEngelbertus G. Ch. Watuwatuengel@unwira.ac.idApryanus Falloaprysfallo@unwira.ac.idHenny A. Manafehennymanafe@unwira.ac.idMaria Goreti Malutmariagmalut@unwira.ac.idSusana Purnamasari Basopurnamabaso@gmail.comDavid Manafedavidmanafe@unwira.ac.idAlfry Aristo Jansen Sinlaealfry.aj@unwira.ac.id<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga sekolah mengenai strategi pemasaran sosial berbasis komunitas dalam mendukung pembangunan ekonomi sirkular di SMKN 1 Takari. Kegiatan berbentuk pelatihan edukatif-partisipatif selama satu hari pada 9 April 2026 dan diikuti 98 peserta didik, dengan dukungan guru dan kepala sekolah. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, penyusunan materi, <em>pre-test,</em> pemaparan materi, diskusi interaktif, tanya jawab, evaluasi akhir, dan refleksi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang strategi pemasaran sosial berbasis komunitas dari 0% pada kondisi awal menjadi 80% setelah pelatihan, pemahaman ekonomi sirkular sekolah dari 0% menjadi 85%, dan kesadaran terhadap pentingnya peran komunitas sekolah dari 0% menjadi 80%. Partisipasi peserta selama kegiatan mencapai 100%. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis komunitas dapat menjadi pondasi awal untuk membangun norma sosial, komitmen kolektif, dan orientasi kewirausahaan lingkungan di sekolah vokasi. Kegiatan ini merekomendasikan pendampingan lanjutan melalui audit sampah, bank sampah sekolah, pengingat visual, dan proyek kewirausahaan berbasis limbah agar perubahan pemahaman berkembang menjadi perilaku berkelanjutan.</p>2026-06-05T09:09:57+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/782Pokdarwis SIWISDEM: Revitalisasi Destinasi Wisata Berbasis Lingkungan dan Kearifan Lokal melalui Program Pengembangan Wawasan Manajerial2026-06-05T09:24:16+07:00Farel Ilham Pamungkasfarelilhampamungkas14@gmail.comPandu Yudi Putrapandu.yudi.2504138@student.um.ac.idAgung Winarnoagung.winarno.fe@um.ac.idWening Patmi Rahayuwening.patmi.fe@um.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis permasalahan manajerial Pokdarwis SIWISDEM, mengidentifikasi kebutuhan intervensi berbasis manajemen, dan mengembangkan program pengabdian masyarakat yang terstruktur dalam rangka revitalisasi destinasi wisata berbasis budaya dan kearifan lokal. Kegiatan PWM ini dilaksanakan bersama mitra Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) SIWISDEM yang berkolaborasi dengan BUMDes Desa Wisata Desa Wonosari/Sumberdem. Metode: Pendekatan kualitatif partisipatif diterapkan melalui dua tahap kunjungan lapangan (10 Februari dan 24 Februari 2026), dengan observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap 8 informan kunci yang terdiri atas pengurus Pokdarwis, pengelola BUMDes, dan tokoh masyarakat setempat, untuk mengidentifikasi permasalahan manajerial mitra serta merancang program intervensi yang terstruktur. Hasil: Ditemukan enam permasalahan manajerial yang mencakup standardisasi produk wisata, pemasaran digital, pengembangan sumber daya manusia, tata kelola kelembagaan, koordinasi antar lembaga, dan kesadaran masyarakat—lima di antaranya bersifat produktif dan satu non-produktif. Sebagai respons, enam program intervensi terstruktur dirancang dengan luaran terukur antara lain: minimal 10 pemandu wisata terlatih bersertifikat, 2–3 paket wisata siap jual, 1 MoU pengelolaan SIWISDEM, dan SOP kelembagaan Pokdarwis, yang dijadwalkan dalam 16 minggu pelaksanaan (Februari–Mei 2026). Kesimpulan: Program PWM ini berpotensi meningkatkan kapasitas manajerial Pokdarwis SIWISDEM secara signifikan dan dapat dijadikan model replikasi pengabdian masyarakat berbasis manajemen bagi desa wisata lain di Indonesia. Diperlukan komitmen tiga lembaga mitra dan dukungan keberlanjutan pasca-program untuk memastikan dampak jangka panjang terhadap revitalisasi destinasi wisata berbasis budaya dan kearifan lokal.</p>2026-06-05T09:10:32+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/815Implementasi Pembelajaran Jarak Jauh Interaktif untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa melalui LMS Chamilo2026-06-05T09:24:16+07:00Safaruddin Safaruddinsarthi339@gmail.comJuhaeni Juhaenijuhaeni@uinsa.ac.id<p>Perkembangan teknologi digital menuntut peserta didik memiliki kemampuan literasi digital yang baik agar mampu beradaptasi dengan pembelajaran abad ke-21. Namun, masih ditemukan rendahnya kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran secara efektif, khususnya pada pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui implementasi model pembelajaran jarak jauh interaktif menggunakan Learning Management System (LMS) Chamilo. Kegiatan dilaksanakan secara online pada tanggal 19 April 2026 di Kabupaten Sinjai dengan melibatkan 105 siswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap perencanaan, sosialisasi, pelatihan penggunaan LMS Chamilo, pendampingan pembelajaran interaktif, serta evaluasi kegiatan menggunakan angket dan observasi aktivitas peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami penggunaan fitur LMS Chamilo seperti pengunggahan tugas, forum diskusi, kuis daring, serta akses materi digital secara mandiri. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran online. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 88% peserta menyatakan LMS Chamilo membantu meningkatkan kemampuan literasi digital dan mempermudah proses pembelajaran jarak jauh. Model pembelajaran interaktif yang diterapkan juga meningkatkan motivasi belajar, kolaborasi, dan keterampilan komunikasi digital siswa. Dengan demikian, implementasi LMS Chamilo dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung pembelajaran jarak jauh yang inovatif dan berkelanjutan di era digital.</p>2026-06-05T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/812Transformasi Literasi Digital Guru SMP melalui Pelatihan AI Generatif dalam Penyusunan Bahan Ajar2026-06-05T09:24:16+07:00Puji Rahayupujirahayumpd@gmail.comWarli Warliwarli66@gmail.comGusti Uripnogustidash@gmail.comMario Fahmi Syahrialmariofahmiunirow@gmail.comAndy Haryokoandyharyoko@gmail.comRiska Andrianiandriani1riska@gmail.comKartika Widya Putrikwp.675@gmail.comChoiroz Zadit Taqwakhoirozzadit416@gmail.com<p>Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang baru dalam dunia pendidikan, khususnya dalam penyusunan bahan ajar. Namun, banyak guru SMP masih memiliki keterbatasan literasi digital dan belum memanfaatkan AI secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru UPT SMP Negeri 4 Tuban dalam menggunakan platform AI Z.ai untuk menyusun bahan ajar berbentuk buku. Kegiatan menggunakan desain evaluatif campuran (mixed-methods pre-post) dengan 23 peserta yang terdiri dari guru dan mahasiswa PLP. Pelatihan dilaksanakan pada 10 Desember 2025 selama satu hari sinkronus dan tujuh hari asinkronus (total 64 jam), mencakup modul: persiapan sumber draf, pembuatan ide dan outline dengan Z.ai, penyusunan isi buku, serta finalisasi naskah. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi kinerja, dan penilaian produk. Hasil menunjukkan bahwa 88% peserta mampu mengoperasikan Z.ai secara mandiri, melampaui target 80%. Sebanyak 80% peserta berhasil menyelesaikan minimal satu draft bab buku ajar. Rata-rata skor posttest meningkat signifikan dibandingkan pretest pada semua konstruk yang diukur (skor total: pretest M=2,49; posttest M=3,93; Δ=1,44). Secara kualitatif, terjadi peningkatan motivasi, kepercayaan diri, dan terbentuknya komunitas belajar. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis AI dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kapasitas guru dalam pengembangan bahan ajar di era digital.</p>2026-06-05T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/801Sosialisasi Hak Pasien dan Keluarga untuk Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan pada Komunitas PKK di Desa Plumbon2026-06-05T09:24:16+07:00Billy Zia Napoleon Bayusunuputrobillyzianapoleonb@unisa-surakarta.ac.idDiki Bima Prasetiodikibimaprasetio@ugm.ac.idDwi Windu Kinanti Artidrg.dwiwindu@unimus.ac.id<p>Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai hak pasien dan keluarga masih menjadi kendala dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berpusat pada pasien. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membentuk kesadaran, meningkatkan pemahaman dasar, dan mendorong perubahan sikap terkait hak pasien dan keluarga pada fasilitas pelayanan kesehatan melalui kegiatan sosialisasi kepada ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Plumbon. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan diskusi melibatkan 125 orang. Ceramah digunakan untuk menyampaikan materi tentang hak pasien dan keluarga, sedangkan diskusi interaktif digunakan untuk menggali pemahaman awal dan pengalaman peserta selama mengakses layanan kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi dilakukan, sebagian besar ibu-ibu PKK belum memahami secara utuh hak pasien dan keluarga. Setelah kegiatan ceramah dan diskusi berlangsung, peserta menunjukkan respon aktif melalui tanya jawab dan mulai memahami pentingnya hak pasien dan keluarga dalam mendukung pelayanan kesehatan yang adil, aman, dan manusiawi. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan kesadaran, pemahaman dasar, dan sikap positif para peserta<strong>.</strong></p>2026-06-05T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/704Implementasi Cerita Lokal Si Jangoi dan Kecerdasan Artifisial untuk Mengembangkan Bahan dan Media Pembelajaran Mendalam2026-06-05T09:24:16+07:00Nana Raihana Askurnynanaraihana@umrah.ac.idPradipta AgustinaAgustina345@gmail.comCello Virgiola PramudyaPramudya647@gmail.comGatot SubrotoSubroto475@gmail.comSatria AgustAgust546@gmail.com<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMP di Kota Tanjungpinang dalam memanfaatkan cerita lokal Si Jangoi sebagai bahan ajar berbasis budaya serta mengintegrasikannya dengan teknologi <em>Artificial Intelligence</em> (AI) dalam perancangan pembelajaran. Pelatihan dilaksanakan melalui <em>workshop</em> dua hari yang mencakup pengenalan cerita Si Jangoi, pemahaman prinsip Pembelajaran Mendalam, serta praktik penyusunan rancangan pembelajaran secara manual dan berbasis AI. <em>Pre-test</em> dan <em>post-test</em> diberikan untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai isi cerita dan penerapannya dalam pembelajaran dari 0% menjadi 68, 18%. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam merancang pembelajaran bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan sesuai kerangka Pembelajaran Mendalam yakni dari 75% menjadi 90,91%. Pemanfaatan AI terbukti mendukung proses perancangan pembelajaran secara lebih efisien dan kreatif, hasil pretest menunjukkan 85% meningkat pada posttest menjadi 100%. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada pelestarian budaya lokal, tetapi juga menawarkan model pelatihan yang dapat diadaptasi untuk penguatan literasi budaya dan digital guru di berbagai wilayah Indonesia.</p>2026-06-05T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/772Pelatihan Penyusunan Perangkat Ajar Kurikulum Berbasis Cinta dalam Upaya Meningkatkan Kompetensi Pedagogis Guru 2026-06-10T18:36:23+07:00Evi Rahayuevi.rahayu@uinib.ac.idMatin Kustatimartinkustati@uinib.ac.idNana Sepriyantinanasepriyanti@uinib.ac.id<p>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogis guru melalui pelatihan penyusunan perangkat ajar Kurikulum Berbasis Cinta di MA Al-Kifayah Riau. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik penyusunan perangkat ajar, dan evaluasi. Subjek pengabdian adalah guru madrasah yang terlibat aktif dalam kegiatan. Pengumpulan data dilakukan melalui angket pre-test dan post-test, observasi, serta wawancara. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kompetensi pedagogis guru, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 61,05 menjadi 86,15 atau meningkat sebesar 41,14%. Selain itu, hasil observasi dan wawancara menunjukkan perubahan positif dalam pemahaman, keterampilan, serta sikap guru yang lebih humanis dan berorientasi pada pembelajaran berbasis nilai. Guru mampu menyusun perangkat ajar yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga mengintegrasikan nilai afektif dan karakter. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta efektif sebagai strategi pengembangan profesional guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang holistik dan berkarakter.</p>2026-06-10T18:36:23+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/822Edukasi Penguatan Pemahaman Hukum Perdata tentang Etika Bermedia Sosial dan Perlindungan Data Pribadi Siswa SMA2026-06-12T09:38:20+07:00Monalisa Marta Siahaanmonalisa.siahaan@uhn.ac.idHotmaida Simanjuntakhormaida.simanjuntak@uhn.ac.idIrving Josafat Alexanderirving.alexander@uhn.ac.id<p>Perkembangan media sosial di kalangan pelajar membawa dampak positif sekaligus risiko hukum terkait etika digital dan perlindungan data pribadi. Rendahnya pemahaman siswa mengenai penggunaan media sosial yang bijak berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum seperti cyberbullying, penyebaran data pribadi, dan pencemaran nama baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA Taman Siswa Lubuk Pakam mengenai etika bermedia sosial dan perlindungan data pribadi dalam perspektif hukum perdata. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan hukum, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi, dan evaluasi pemahaman peserta. Materi yang diberikan meliputi etika penggunaan media sosial, pentingnya menjaga data pribadi, dampak hukum aktivitas digital, serta cara menggunakan media sosial secara aman dan bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga privasi digital, menghormati hak orang lain di media sosial, serta memahami konsekuensi hukum dari tindakan di ruang digital. Siswa juga menjadi lebih berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi dan lebih bijak dalam berinteraksi di media sosial. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya digital yang sehat dan sadar hukum di lingkungan sekolah.</p>2026-06-12T09:38:20+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/825Model Pengembangan UMKM di Kota Madiun Berbasis Green Economy, Halalan Thoyiban, dan Digitalisasi Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat2026-06-29T18:57:54+07:00Noor Hariniharini@umm.ac.idAhmad Wahyudiahmad-wahyudi@umm.ac.idDevi Dwi Siskawardanidevi@umm.ac.id<p>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Kota Madiun melalui penerapan konsep <em>green economy</em>, halalan thoyiban, dan digitalisasi sebagai upaya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Kota Madiun, dengan melibatkan 40 yang berasal dari berbagai sektor usaha. Program ini dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan usaha berbasis <em>green economy</em>, penerapan prinsip Halalan Thoyiban, serta pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran dan manajemen usaha. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman pada seluruh aspek yang diukur, yaitu konsep <em>Green Economy</em> dari 38% menjadi 88%, prinsip Halalan Thoyiban dari 45% menjadi 90%, digitalisasi usaha dari 42% menjadi 87%, serta strategi pengembangan usaha berkelanjutan dari 35% menjadi 82%. Selain itu, peserta mulai menerapkan praktik usaha yang lebih ramah lingkungan, meningkatkan standar kebersihan dan keamanan produk, serta memanfaatkan media digital untuk memperluas akses pasar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi aspek <em>Green Economy</em>, Halalan Thoyiban, dan Digitalisasi merupakan model pengembangan UMKM yang efektif dalam mendukung peningkatan daya saing usaha sekaligus mendorong terciptanya usaha yang berorientasi pada keberlanjutan.</p>2026-06-29T18:57:54+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/826Peningkatan Kompetensi Masyarakat dalam Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Produktivitas Ekonomi2026-06-29T18:58:21+07:00Ahmad Solehahmad.soleh@unja.ac.idRini Syahfriani Batubararinisyahfrianibatubara@gmail.comWella Sandriawellasandria@gmail.comDini Hadiati Putridinihadiati@umj.ac.idAndi Syahputraandisyahputra@staindirundeng.ac.id<p>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung produktivitas ekonomi. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, pemuda produktif, dan masyarakat umum. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan angket kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai literasi digital, pemanfaatan marketplace, pemasaran digital, pengelolaan promosi, dan penggunaan aplikasi keuangan digital. Keberhasilan program tercermin dari hasil evaluasi yang menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 55 pada pre-test menjadi 85 pada post-test. Selain itu, tingkat kepuasan peserta berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata 4,71. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kompetensi digital masyarakat. Program ini juga memperkuat kapasitas masyarakat untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha, perluasan akses pasar, dan peningkatan produktivitas ekonomi secara berkelanjutan.</p>2026-06-29T18:58:21+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/827Penguatan Karakter Generasi Muda Melalui Edukasi Literasi Digital dan Etika Bermedia Sosial2026-06-29T19:02:32+07:00Maria Yeti Andriasyetiandrias1973@gmail.comFarida Tuhareaidafaridatuharea@gmail.comWahyudi BRwahyudiburhan79@gmail.comAndi Annisa Nurlia Mamontoannisanurliamamonto1@gmail.comSamuel Mamontosamuelmamonto@gmail.com<p>Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran generasi muda mengenai literasi digital dan etika bermedia sosial sebagai upaya penguatan karakter di era perkembangan teknologi informasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Ria, Kecamatan Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, dengan melibatkan 35 peserta yang terdiri atas pelajar, mahasiswa, dan pemuda. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, studi kasus, simulasi, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan sikap peserta dalam memanfaatkan media digital secara bijaksana dan bertanggung jawab. Hasil evaluasi juga menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai peserta dari 61,6 pada pre-test menjadi 87,6 pada post-test atau meningkat sebesar 26 poin. Selain itu, tingkat kepuasan peserta mencapai 95,8%, yang menunjukkan bahwa materi dan metode pelaksanaan dinilai sangat baik dan sesuai dengan kebutuhan peserta. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya verifikasi informasi, keamanan data pribadi, serta penerapan etika dalam penggunaan media sosial. Dengan demikian, edukasi literasi digital dan etika bermedia sosial terbukti efektif dalam mendukung penguatan karakter generasi muda agar mampu berinteraksi secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab di era digital.</p>2026-06-29T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/828Pemberdayaan UMKM Berbasis Digital Marketing dan Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Daya Saing Ekonomi Lokal2026-07-01T10:20:03+07:00Jenita Jenitajenita@uin-suska.ac.idNugroho Noto Diharjonugroho@uinponorogo.ac.idJunet Kaswotojunetkaswoto@umt.ac.idAnnisa Risqi Sulistya Kusuma Wardhaninisa.risqi29@gmail.comRini Hadiyatihadiyati.rini84@gmail.com<p>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan digital marketing dan Artificial Intelligence (AI) guna memperkuat daya saing ekonomi lokal. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, dengan melibatkan 30 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Kegiatan ini dilaksanakan melalui, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, monitoring, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pemasaran digital serta pemanfaatan AI untuk mendukung aktivitas usaha. Hasil evaluasi juga menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan peserta, yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 56,9 pada pre-test menjadi 85,1 pada post-test, dengan peningkatan terbesar pada aspek pemahaman Artificial Intelligence. Selain itu, peserta mulai menerapkan strategi pemasaran digital secara lebih terstruktur melalui optimalisasi media sosial, marketplace, dan penggunaan aplikasi AI dalam pembuatan konten promosi. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital, produktivitas, dan kesiapan UMKM dalam menghadapi transformasi ekonomi digital. Oleh karena itu, pemberdayaan berbasis digital marketing dan Artificial Intelligence dapat menjadi alternatif strategi yang berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing UMKM dan memperkuat ekonomi lokal.</p>2026-06-29T19:00:37+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakathttps://journal.iel-education.org/index.php/JIPPMas/article/view/834Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Ecobrick sebagai Media Edukasi Lingkungan2026-06-29T19:01:03+07:00Mohammad Ahyar Syafwan Lysanderahyar.sl@ustjogja.ac.idIndriany Bambang Puji Lestaribambangpujilestariindriany@gmail.comSukma Wulandarisukma.wulan01@gmail.com<p>Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang terus meningkat akibat tingginya penggunaan plastik dan rendahnya tingkat pengelolaannya di masyarakat. Kondisi ini juga ditemukan di Desa Manggis, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, yang masih menghadapi permasalahan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah plastik serta terbatasnya pemanfaatan limbah plastik menjadi produk yang bernilai guna. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah plastik melalui penerapan metode ecobrick. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis partisipatif yang melibatkan 25 peserta yang terdiri atas masyarakat dan pelajar, serta dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, sosialisasi lingkungan, aksi pungut sampah, pelatihan pembuatan ecobrick, produksi ecobrick, pembangunan gapura ecobrick, dan evaluasi program.. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan, menerapkan prinsip 3R (<em>Reduce, Reuse, Recycle</em>), serta mempraktikkan pembuatan ecobrick secara mandiri. Program menghasilkan luaran berupa ecobrick dan gapura ecobrick yang berfungsi sebagai media edukasi lingkungan sekaligus simbol kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa metode ecobrick efektif sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pengurangan sampah plastik serta peningkatan kesadaran lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.</p>2026-06-29T19:01:03+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat